Jaga Mulutmu!!! Stop Menggunakan Kata "Sunnah Rasul" di Malam Jum'at | MYISLAMEDIA

Media Informasi Islami

ISLAM AGAMAKU

Jaga Mulutmu!!! Stop Menggunakan Kata "Sunnah Rasul" di Malam Jum'at

Agak miris memang melihat tingkah sebagian orang di sosial media, membuat status facebook misalnya yang sedikit menyinggung agama tapi menautkannya dengan hal-hal yang tidak semestinya diumbar di tempat umum. Apalagi ini menyangkut Rasulullah Nabi Muhammad SAW.

Mungkin anda telah melihat berbagai gambar anak-anak muda sekarang di sosial media
seperti Facebook yang bisa disebut sudah sangat kelewatan dalam menerjemahkan hal ini. Mereka dengan seenaknya menyalah gunakan kata-kata "Sunnah Rasul" di malam jum'at (paham kan maksudnya). Bahkan ada yang mempostingkan gambar tak senonoh dengan diiringi kata "Sunnah Rosul", itu menyesatkan.

Jaga Mulutmu!!! Stop Menggunakan Kata "Sunnah Rasul" di Malam Jum'at

Bismillaahirrahmaanirrahiim

Jaga mulut Anda! Jaga tangan Anda dalam menulis status di Facebook! Jaga martabat Islam Anda! Telah lama saya mencari kebenaran hadits yang  menyatakan bahwa jika muslim-muslimah yang terikat hubungan hukum pernikahan tentunya, melakukan jima' di malam Jum'at merupakan sunnah
rasul.

Sebelumnya saya ragu. Keraguan saya bukan tanpa alasan, namun bagaimana bisa seorang Rasul Muhammad shalallahu'alaihiwasallam menyabdakan sesuatu yang pada akhirnya akan menjadi bahan candaan tak senonoh? STOP mengatakan atau menuliskan kata “Sunnah Rosul” sebagai pengganti dari istilah jima'! Karena itu dosa besar. Dari mana asal-muasal munculnya istilah “Sunnah Rasul” yang diidentikkan dengan aktivitas jima'?

Semua berawal dari hadits berikut ini: “Barangsiapa melakukan hubungan suami-istri di malam Jum'at (kamis malam) maka pahalanya sama dengan membunuh 100 Yahudi.” Dalam hadits yang lain ada disebutkan sama dengan membunuh 1000, ada juga yang menyebut 7000 Yahudi.

Sebenarnya bagaimana derajat hadits tersebut, apakah shahih, dhaif atau ma'udu / palsu? Hadits di atas tidak akan ditemukan dalam kitab mana pun, baik kumpulan hadits dhaif apalagi shahih. Perlu kita ketahui, Kalimat tersebut bukan hadits dan tidak mempunyai sanad / bersambung ke sahabat, apalagi ke Rasulullah shallallahu‘alaihiwasallam. Yang akhirnya pada satu kesimpulan bahwa
hadits “Sunnah Rasul” di atas adalah palsu, lebih tepatnya yaitu sama sekali BUKAN HADITS.

Sebuah HADITS PALSU yang telah dikarang oleh seseorang, tidak jelas dan tidak bertanggungjawab yang mengatasnamakan Rasulullah shallallahu‘alaihiwasallam. Bahkan kita tidak akan menemukan satu pun hadits Rasulullah shallallahu‘alaihiwasallam tentang berhubungan intim bagi suami-istri pada malam-malam tertentu, termasuk malam Jum’at.

Jaga mulut jika Anda Islam! Jaga tangan dalam menulis status Facebook jika Anda Islam! Jaga martabat Islam Anda! Telusuri jika membaca sebuah "hadits" yang meragukan! Dan yang terakhir adalah: HATI-HATI dengan banyaknya hadits-hadits palsu yang sengaja dibuat secara terus-menerus
oleh musuh-musuh Islam hingga saat ini!

Anda Islam? Share sebanyak-banyaknya demi martabat Islam! Dan semoga tidak ada lagi yang menyalahgunakan kata Sunnah Rosul tersebut..anda harus turut andil dalam hal ini.

sumber: http://www.kabarmakkah.com/2015/12/jaga-mulutmu-stop-menggunakan-kata.html?m=1 - Republished by MyIslamedia